Dataku Hilang Rejekiku Melayang

Ketika data-data penting dalam smartphone tiba-tiba hilang, maka orang mungkin baru berfikir untuk membiasakan membackup data. Saya pernah mengalami hal tersebut hingga kehilangan peluang bisnis puluhan juta rupiah. Apa pentingnya backup data dan bagaimana cara paling kekinian membackup data smartphone ?

Dalam kehidupan yang serba modern seperti saat ini, ada tiga hal yang semakin susah dipisahkan dari hidup yakni internet, media sosial dan smartphone.

Sehari saja kita tak ketemu jaringan internet maka hidup akan terasing seperti kembali ke jaman Megalitikum alias jaman batu yang sunyi dan sepi. 

Begitu pula dengan media sosial. Kehadiran platform berbagi seperti facebook, instagram, twitter dan sejenisnya memang membuat hidup semakin hidup. Maka ndak heran kalau satu jam saja ‘gak membukanya, hidup terasa hambar seperti sayur kurang garam. Nah, kalau smartphone ?

Ya, jangan ditanya lagi. Benda kecil segenggaman tangan ini adalah salah satu inovasi paling revolusioner dalam sejarah hidup manusia. Kehadirannya telah jauh melampaui fungsi dasarnya sebagai alat komunikasi. Rasa-rasanya hidup akan terhapus dari peradaban kalau tidak mempunyai smartphone. Menurut saya, sih.

Ilustrasi smartphone 1

Namun, Secanggih dan Semahal Apapun Smartphone Tetap Punya Kelemahan, Bro !

Smartphone itu soulmate. 97% orang mengandalkan untuk berbagai kebutuhan dan kepentingan dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadirannya ‘gak hanya sebagai alat untuk mempererat tali silaturahim dengan sanak saudara, teman dan handai tolan, tetapi juga menjadi alat untuk tetap terhubung dengan relasi-relasi bisnis.

Berbagai entitas orang juga memanfaatkan smartphone untuk membaca berita, berbagi cerita dalam media sosial, bermain games, berkirim email maupun mengambil foto atau video untuk berbagi kebahagiaan dengan lingkungan sekitar.

Saking banyaknya fungsi smartphone hingga ia adalah salah satu alat teknologi yang ikhlas “dimadu” oleh pemiliknya. 

Ya, jaman sekarang orang pegang satu smartphone itu kurang. Dalam kantong celana biasanya ada dua bahkan tiga smartphone, terutama bagi pebisnis. Apalagi harga smartphone sudah sedemikian terjangkau di pasaran, ‘gak seperti 15 tahun lalu.

 

Namun, smartphone tetaplah alat teknologi buatan manusia yang tak luput dari kekurangan. Yang jelas, hingga saat ini belum ada smartphone yang mampu menggantikan fungsi sebuah PC atau notebook, secanggih dan semahal apa pun smartphone tersebut.

Kekurangan smartphone umumnya terletak pada kapasitas penyimpanan. Smartphone seharga mobil bekas seperti Huawei Mate RS Porsche saja hanya mempunyai kapasitas penyimpanan data internal (internal memory) sebesar 512 GB.

Dengan ukuran segitu untuk sebuah smartphone memang besar, setidaknya untuk saat ini. Namun kalau diisi file-file foto dengan resolusi FHD (1920 x 1080 pixel) secara terus menerus maka ‘gak sampai setengah tahun pasti sudah penuh. Apalagi kalau file foto resolusinya quad HD atau 2K.

Itu belum kalau dipergunakan untuk merekam video dokumentasi yang panjang dengan resolusi tinggi, bisa-bisa belum tiga bulan sudah penuh. Pertanyaannya, apa dampak dan resiko yang akan terjadi bila memori smartphone penuh?

 

Ilustrasi smartphone

Resiko dan Dampak Serius Bila Memori Smartphone Penuh

Memori itu bagian penting dan pasti ada di setiap smartphone. Fungsinya sebagai media penyimpanan bawaan (default). Kalau memori smartphone penuh, maka hal yang hampir pasti adalah tidak bisa update aplikasi-aplikasi yang terinstal di smartphone. Selain itu, penuhnya memori smartphone juga menyebabkan risiko dan dampak berbahaya bila dibiarkan dibiarkan terus menerus. Ini dampak dan risikonya,

Dampak Memori Penuh

Apakah saya punya pengalaman pribadi tentang hal-hal di atas ?

Punya ! Bahkan gara-gara memori smartphone penuh saya harus kehilangan peluang bisnis hingga puluhan jutaan rupiah.

Pengalaman empiris ini terjadi sekitar sekitar tujuh bulan lalu, sebelum saya mempunyai website untuk bisnis online jual beli burung Wambi (Hwamei) yang saya kelola bersama kakak ipar.

Sudah menjadi kebiasaan saya, begitu burung-burung Wambi tiba di toko setelah menempuh perjalanan panjang dari Vietnam atau China, saya selalu melakukan pengecekan untuk memastikan berapa jumlah yang hidup serta melakukan prosedur penanganan barang datang lainnya.

Setelah itu saya membuat dokumentasi foto dan video sebagai bahan penawaran kepada relasi-relasi dan calon pembeli yang tersebar di berbagai daerah.

Nah, suatu ketika ada pembeli dari Cirebon minta dikirim dokumentasi stock terbaru beserta harganya karena ada banyak permintaan di tokonya. Oke, saya pun mengiyakan.

Namun apa yang terjadi, setelah saya cari-cari ‘gak tahunya dokumentasi foto dan video stock burung terbaru tidak ada di galery smartphone.

Saya pun panik karena saat itu saya sedang dalam perjalanan ke kota bersama keluarga.

Usut punya usut, ternyata foto dan video dokumentasi yang hendak saya kirimkan tersebut tidak tersimpan di smartphone karena memori penuh (full).

Saya sendiri tidak menyadari munculnya notifikasi. Saya pikir aman-aman saja karena smartphone saya menggunakan internal memori 32 GB dan eksternal memori 128 GB.

Singkat cerita, karena saya tidak bisa memenuhi permintaan, akhirnya pembeli tersebut menarik diri dan mencari burung Wambi dari tempat lain.

Akhirnya melayang rejeki saya. Padahal kalau deal, setidaknya total pembelian bisa mencapai 35 jutaan untuk 10 ekor burung Wambi gacoran setengah kopling.

Sejak kejadian itu saya menjadi sangat khawatir kehilangan data-data foto dan video yang tersimpan di smartphone.

Saking khawatirnya saya, sedikit-sedikit saya mesti ngecek memori untuk memastikan ketersediaan space sebelum mengambil dokumentasi, serta telaten mem-backup data-data smartphone secara teratur.

 

Backup Data Secara Teratur Adalah Cara Paling Rasional Agar Tidak Kehilangan Data

Ya. Kehilangan data saat dibutuhkan rasanya itu seperti melihat mantan jalan sama cowok lain padahal kita masih ada hati padanya. Sebel !!!

Nah, cara paling rasional agar tidak kehilangan data adalah dengan membackup data secara teratur, setidaknya sebulan sekali. 

Membackup data itu penting. Selain melonggarkan memori smartphone, backup data juga melindungi data-data kita bila terjadi hal-hal yang tak terduga seperti bencana alam, kehilangan, kena virus, smartphone rusak, dsb karena kita punya file cadang untuk mengembalikan seperti semula (restore).

Membackup data juga memberi keuntungan lain seperti kita tidak perlu menghapus data-data yang sebenarnya sayang kalau dibuang karena siapa tahu bermanfaat di waktu mendatang.

Menyimak hasil survey yang dilakukan oleh DEKA yang didukung Western Digital Corp berjudul “Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey”, kita bisa menemukan fakta unik.

Survey yang melibatkan 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya,
Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar, menyebutkan bahwa 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka.

80% dari total responden telah menyadari pentingnya melakukan back-up data. Sayangnya, hanya sepertiga dari angka itu yang benar-benar telah melakukan back-up secara teratur.

Beberapa fakta lain juga ditemui dalam survey tersebut. Berikut ini detailnya.

 

SanDisk Tawarkan Terobosan Baru Sebagai Solusi

Kalau kita mencermati studi yang Western Digital Corp di atas, ada yang menarik yakni 80% dari total responden telah menyadari betapa penting dan vital melakukan backup data namun hanya sepertiga yang benar-benar melakukannya. Kenapa ?

Menurut saya, bisa jadi mereka mengira kalau backup data smartphone itu sulit dan ribet. Harus colok sana sini dan bikin mumet. Padahal sebenarnya backup data itu mudah, semudah kita melakukan backup data-data yang ada di laptop ke hard disk external. 

Ya. Western Digital hadir menawarkan solusi terbaik, kekinian dan paling lengkap untuk mobile storage dengan brand SanDisk, yaitu SanDisk Dual Drive dan iXpandŽ Flash Drives.

Solusi mobile storage SanDisk ini dirancang untuk memudahkan pengguna membebaskan memori smartphone, dimana pun dan kapan pun.

Cara kerjanya sangat mudah dan praktis yakni Plug and Play. Kita hanya perlu menyambungkan smartphone dengan perangkat USB OTG SanDisk Dual Drive untuk smartphone Android atau iXpand Flash Drive bagi pengguna iPhone untuk memindahkan foto dan video yang ada di smartphone agar memori bisa longgar.

Dengan perangkat USB OTG SanDisk ini, kita gak perlu lagi repot-repot menghapus data foto, video dan dokumen. Perangkat ini juga sangat bermanfaat bila kita ingin memindahkan data karena mau ganti smartphone. Ini fitur dan keunggulannya,

Selain fitur dan keunggulan di atas, kedua produk ini juga didesain sangat compact, praktis dan modern. Lihat saja, untuk  SanDisk Dual Drive dimensinya hanya 30.20 x 25.47 x 11.76 mm sedangkan iXpandŽ Flash Drives hanya 13 X 17 X 59mm.

Begitu pula dengan beratnya. Kedua USB OTG ini masing-masing mempunyai berat yang sangat ringan hanya 5.2 g dan 5.4 g serta mempunyai temperatur yang rendah saat dioperasikan yakni 0-35 °C.

Nah, kalau dicolokkan ke laptop atau PC, kedua USB OTG SanDisk ini juga kompetibel dengan berbagi OS seperti Windows VistaŽ, WindowsŽ 7, Windows 8, Windows 10, Chrome OS, Mac OS X v10.8 untuk iXpandŽ Flash Drives dan Windows VistaŽ, WindowsŽ 7, Windows 8, Windows 10, Mac OS X v10.6 untuk yang SanDisk Dual Drive.

Kapasitas penyimpanan juga memenuhi kebutuhan back up data kita karena SanDisk Dual Drive tersedia dalam 4 (empat) pilihan kapasitas penyimpanan yakni 16 GB, 32 GB, 64 GB dan 128 GB.

Begitu pula dengan iXpandÂŽ Flash Drives. USB OTG khusus Iphone dan Ipad ini juga menyedia 4 (empat) pilihan yakni 32 GB, 64 GB, 128 GB, dan 256 GB.

Namun yang perlu kita ketahui, bahwa USB OTG SanDisk ini tidak membutuhkan software tambahan dari pihak ketiga untuk bisa bekerja karena keduanya secara otomatis akan mendeteksi device yang sudah support OTG.

Yang membedakan dari keduanya adalah pada garansinya di mana USB OTG SanDisk Dual Drive memiliki masa garansi hingga 5 tahun sedangkan iXpandŽ Flash Drives hanya 1 tahun.

 

Terima kasih anda telah meluangkan watu untuk membaca artikel berjudul “Dataku Hilang Rejekiku Melayang” ini.

Harapan saya artikel ini bermanfaat dan menambah pemahaman kita bersama bahwa membackup data smartphone adalah sesuatu yang sangat vital untuk menghindari data hilang karena sebab-sebab yang telah saya uraikan di atas.

Backup data smartphone juga tidak sesulit yang dibayangkan, lebih-lebih Western Digital telah memberikan solusi kekinian, mudah dan paling lengkap untuk mobile storage dengan brand SanDisk yaitu USB OTG SanDisk Dual Drive dan iXpandŽ Flash Drives.

Nah, USB OTG SanDisk Dual Drive dan iXpandÂŽ Flash Drives ini tersedia di Official Sandisk Shop di Shopee yang 100% original dan bergaransi.

Ayo kita belanja, ini linknya:

https://shopee.co.id/sandiskofficial?page=0&shopCollection=2467216&utm_medium=pr1&utm_source=pr&utm_campaign=idmssresearch19&utm_content=na&utm_term=na

Terima kasih, saya pamit.

Tunggu Dulu, Teman.

Mohon Kerendahan Hati Teman-teman

Artikel Saya di Writing-contest.bisnis.com

UNTUK BANTU NGE-VOTE

MASIH ADA YANG KURANG, NIH !

Vote Artikel &Thanks